CEK FAKTA: Benarkah Presiden Joko Widodo Lancarkan Strategi untuk Cegah Anies Baswedan Sukses Pemilu 2024?

Narasi berusaha meyakinkan ada usaha dari orang nomor satu Indonesia agar kontestasi calon presiden Anies Baswedan tidak sukses.

Samarpita Karmacari
Selasa, 30 Mei 2023 | 07:57 WIB
CEK FAKTA: Benarkah Presiden Joko Widodo Lancarkan Strategi  untuk Cegah Anies Baswedan Sukses Pemilu 2024?
CEK FAKTA: Benarkah Presiden Joko Widodo lakukan sesuatu untuk menjegal Anies baswedan ke kontestasi Pemilu 2024? ([screenshot: Turnbackhoax.id].)

Narasi berusaha meyakinkan ada usaha dari orang nomor satu Indonesia agar kontestasi calon presiden Anies Baswedan tidak sukses.

Anies Baswedan adalah salah satu bacapres atau bakal calon presiden di kontestasi pemilihan umum 2024. Sedangkan masa jabatan Presiden Joko Widodo akan berakhir setelah pemilihan dilaksanakan.

Dikutip dari Turnbackhoax.id, akun YouTube Politik Rakyat Indonesia mengunggah video berjudul "GEGER SORE INI !! JOKOWI DIBIKIN TRGIS || UPAYA UNTUK JEGAL ANIES BERAKIBAT FATAL".

Tayang pertama kali 21 Mei 2023, video memiliki durasi 7 menit 17 detik.

Video menampilkan beberapa potongan video pendukung Anies Baswedan yang berpendapat tentang upaya penjegalan bacapres ini.

PENJELASAN

Turnbackhoax.id menelusuri video ini dan menemukan:

* Narasi yang dibacakan narator tidak sesuai.

Fakta: narator hanya membacakan skrip yang diambil dari laman Detik.com tanggal 19 Mei 2023 berjudul  "Anies Bicara Keadilan di Milad PKS: Setara di Depan Hukum Jadi PR Luar Biasa". Artikel ini berisi tentang sindiran Anies Baswedan terhadap hasil survey elektabilitas calon presiden 2024 di mana dia mendapat peringkat 3 dari 3 calon presiden yang ada.

* Konten video baik sampul atau cover dan konten.

Fakta: judul tidak sesuai dengan isi dari video yang diunggah.

KESIMPULAN

Video berjudul "GEGER SORE INI !! JOKOWI DIBIKIN TRGIS || UPAYA UNTUK JEGAL ANIES BERAKIBAT FATAL" memiliki konten yang dimanipulasi.

Catatan Redaksi

Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Metro Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi).

Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email [email protected].

REKOMENDASI

BERITA TERKAIT

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak