Disebut-sebut The Next Mario Dandy Satriyo, Kasus Aditya Hasibuan Terjadi 2022 dan Selain Memukuli Ia Menggigiti Jari Korban

Kasus mirip Mario Dandy Satriyo namun bukan "terinspirasi" karena terjadi tahun lalu. Berikut kronologinya.

Samarpita Karmacari
Rabu, 26 April 2023 | 18:54 WIB
Disebut-sebut The Next Mario Dandy Satriyo, Kasus Aditya Hasibuan Terjadi 2022 dan Selain Memukuli Ia Menggigiti Jari Korban
Aditya Hasibuan (kiri) dan AKBP Achiruddin Hasibuan ([dok. Suara.com].)

Kasus mirip Mario Dandy Satriyo namun bukan "terinspirasi" karena terjadi tahun lalu. Berikut kronologinya.

Kasus penganiayaan yang dilakukan Aditya Hasibuan (19), anak dari AKBP Achiruddin Hasibuan, kepada Ken Admiral baru mengemuka. Ia disebut-sebut sebgai The Next Mario Dandy Satriyo (20), pelaku penganiayaan brutal atas Cristalino David Ozora Latumahina (17). Padahal bila menilik timeline, ketahuan bahwa kejadian "dimenangkan" Aditya Hasibuan. Tentunya dalam konotasi negatif, karena tidak ada tindak penganiayaan bisa dibenarkan dan ditoleransi. Yaitu terjadi pada 2022.

Dikutip dari Suara.com, kasus penganiayaan oleh Aditya Hasibuan baru trkuak saat akun Twitter @mazzini_sgp mengunggah video pada Selasa (25/4/2023) dan langsung viral di media sosial.

Dalam video, tampak Aditya Hasibuan menindih tubuh Ken Admiral, serta membenturkan kepala korban berkali-kali ke lantai di depan gerbang rumah hingga berdarah.

Berdasarkan berkas pelaporan, korban mengalami luka fisik dan memar di pelipis mata kanan dan kiri, leher, dan kepala bagian belakang. Selain itu luka gigitan pada jari telunjuk dan jari tengah tangan kirinya.

Saat anaknya melakukan aksi brutal, AKBP Achiruddin Hasibuan yang berada di Tempat Kejadian Perkara (TKP) tidak menghentikan perbuatan anaknya.  

Kini Aditya Hasibuan ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat KUHP pasal 351 ayat 1 dengan ancaman 5 tahun penjara atas penganiayaan yang dilakukannya kepada Ken Admiral.

Sedangkan bapaknya, AKBP Achiruddin Hasibuan yang menjabat Kabag Bin Ops Direktorat Narkoba Polda Sumut dikenai sanksi kode etik karena membiarkan anaknya menganiaya orang lain dan dievaluasi.Ia dicopot dari jabatannya, dan diberi sanksi penempatan khusus (patsus).

Kronologi kejadian penganiayaan Aditya Hasibuan kepada Ken Admiral:

21 Desember 2022

Pelaku merusak mobil korban dan memukuli korban. Aditya Hasibuan memberhentikan mobil Mini Cooper yang dikendarai Ken Admiral saat melintas di Jalan Helvetia, Kota Medan. Ken disuruh turun untuk turun dari mobil dan langsung dipukuli sebanyak tiga kali. Alasannya karena masalh cinta. Pelaku juga melakukan perusakan terhadap MINI Cooper.

22 Desember 2022

Penganiayaan korban. Ken Admiral dan teman-temannya mendatangi rumah pelaku dan menanyakan soal perusakan Mini Cooper. Aditya Hasibuan tidak mau bertanggungjawab dan memukuli sampai menggigiti korban. Ayah pelaku, AkBP Achiruddin Hasibuan ada di lokasi dan melarang siapapun melerai aksi brutal anaknya.

27 Februari 2023

Korban dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan pertama. Keluarga Ken Admiral melaporkan Aditya Hasibuan ke Polrestabes Medan setelah penganiayaan, dengan berkas pelaporan berkas pelaporan korban mengalami luka fisik dan memar di pelipis mata kanan dan kiri, leher, dan kepala bagian belakang. Juga luka gigitan pada jari telunjuk dan jari tengah tangan kiri. Kasus ditarik ke Polda Sumut dan naik ke tahap penyidikan.

25 April 2023

Aditya Hasibuan ditetapkan sebagai tersangka.

REKOMENDASI

BERITA TERKAIT

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak