Pameran Kampung Purba Ajak Pengunjung Jelajahi Kekayaan Sejarah Nusantara

Pameran Kampung Purba menunjukkan bahwa Indonesia merupakan salah satu tempat yang memiliki situs warisan dunia terbanyak di dunia dan fakta tersebut merupakan salah satu kelebihan yang harus disadari bersama

Oki Hajiansyah Wahab
Selasa, 20 September 2022 | 15:00 WIB
Pameran Kampung Purba Ajak Pengunjung Jelajahi Kekayaan Sejarah Nusantara
Pameran Kampung Purba Ajak Pengunjung Jelajahi Kekayaan Sejarah Nusantara (Kemdikbudristek)

Metro, Suara.com-Pameran prasejarah bertajuk “Kampung Purba” dengan mengangkat tema “Jejak Peradaban Prasejarah di Nusantara,” digelar di  Gedung De Tjolomadoe, Karanganyar, Jawa Tengah, 12-24 September 2022. 

Pameran “Kampung Purba” diselenggarakan Kemendikbudristek melalui Direktorat Pengembangan dan Pemanfaatan Kebudayaan bekerja sama dengan beberapa unit pelaksana teknis (UPT), yaitu Balai Pelestarian Situs Manusia Purba, Balai Pelestarian Cagar Budaya seluruh Indonesia, Museum Nasional Indonesia, Balai Pelestarian Nilai Budaya D.I Yogyakarta, dan Balai Konservasi Borobudur dan Museum Geologi Bandung, Jawa Barat

Direktur Jenderal Kebudayaan Kemendikbudristek, Hilmar Farid mengatakan Pameran “Kampung Purba” merupakan refleksi rekonstruksi kehidupan masa prasejarah dalam bentuk kampung yang terbagi dalam beberapa klaster.

"Setiap klaster menyajikan cerita tentang cara hidup dan beradaptasi manusia hingga tercipta sebuah peradaban yang khas dari masa ke masa,"ujarnya.

Baca Juga:Buka Peluang Investasi, Lampung Investment Business Collaboration Forum (LIBCF) Dihadiri Sejumlah Duta Besar dan Investor

Hilmar Farid juga mengatakan Pameran “Kampung Purba” menunjukkan bahwa Indonesia merupakan salah satu tempat yang memiliki situs warisan dunia terbanyak di dunia dan fakta tersebut merupakan salah satu kelebihan yang harus disadari bersama.

Ia berharap, melalui pameran ini, kita dapat mengidentifikasi semua tempat peninggalan yang perlu dikonsolidasi. “Dengan menyaksikan berbagai koleksi yang terkumpul di satu tempat, masyarakat bisa semakin mengenal warisan budaya yang Indonesia miliki,” ujar Hilmar.
 
Kurator pameran ini  Andro Onas Pameran “Kampung Purba” mengangkat cerita tentang kehidupan manusia purba jutaan tahun yang lalu yang dikemas dalam 7 dukuh dengan masing-masing cerita lini masa yang berbeda.

"Berbagai macam fosil asli maupun replika serta peninggalan prasejarah dari berbagai daerah di Indonesia dipamerkan di Pameran Kampung Purba, antara lain masterpiece Keluarga Manusia Purba, replika hewan jaman purba, dan Mumi Mamasa berusia ribuan tahun yang berasal dari pulau Sulawesi. Peninggalan prasejarah tersebut turut menguatkan bukti bahwa Indonesia merupakan salah satu negara dengan situs prasejarah terbanyak di dunia,"jelasnya.
  
Sementara itu Direktur Pengembangan dan Pemanfaatan Kebudayaan, Restu Gunawan, menuturkan, Pameran “Kampung Purba” merupakan pameran bersama bertema prasejarah yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Kebudayaan Kemendikbudristek. Berbagai koleksi yang tersedia diharapkan dapat memberikan gambaran kehidupan masa prasejarah mulai dari masa berburu hingga menetap. Selain dibagi menjadi beberapa klaster, tersedia juga atraksi menarik dengan teknologi multimedia (imersif). 
 
“Kami mengharapkan para siswa, guru dan para mahasiswa dapat hadir langsung di De Tjolomadoe untuk mengapresiasi pameran ini. Pameran ini juga bisa menjadi sumber belajar tidak hanya sejarah, tetapi juga geologi, seni media, biologi, kimia, dan lain sebagainya. Hal ini sebagai upaya memperkuat program Merdeka Belajar dan Merdeka Berbudaya. Untuk itu kami mengajak masyarakat untuk mengunjungi pameran Kampung Purba yang pertama kalinya diadakan di museum ini,” tutur Restu.
 
Senada, Staf Ahli Kemendikbudristek Bidang  Hubungan Kelembagaan dan Masyarakat, Muhammad Adlin Sila, mengatakan pameran ini merupakan salah satu upaya untuk menarik generasi muda agar mempelajari tentang jejak peradaban manusia. Menurutnya, dengan mengajak para pelajar melihat pameran yang dikemas dengan konsep menarik ini, dapat menjadi salah satu bentuk manifestasi dari merdeka belajar bagi setiap anak, dalam hal ini belajar secara informal melalui pameran.
 
“Pameran ini merupakan salah satu metode dalam pembelajaran untuk generasi muda, jadi memang harus dibuat menarik. Jadi konsep Merdeka Melajar dari Mendikbudristek Nadiem Makariem, yakni bagaimana membuat peserta didik itu nyaman dalam belajar. Membuat nyaman itu salah satunya metodenya adalah dengan menghibur, dan pameran ini sudah memenuhi kriteria tersebut,” pungkas Adlin.
  

Sejarah & Budaya

Terkini

Pahlawan Digital UMKM tahun ini didukung penuh oleh GoTo, BRI, Telkomsel, Grab, dan VIDA.

Komunitas | 08:00 WIB

Kementerian Tenaga Kerja harus memonitor dan mengaudit perusahaan rintisan lainnya dengan memastikan kondisi para pekerja dan masa depannya. Ini harus jadi perhatian khusus karena terjadinya PHK di perusahaan rintisan ini terjadi secara beruntun

News | 00:13 WIB

Lewat terjalinnya kerja sama bilateral Indonesia-Inggris selama 70 tahun itu, tuturnya, dengan hadirnya Peta Jalan Kemitraan Indonesia-Inggris untuk tahun 20222024 bisa membawa perubahan konkret bagi kedua negara

News | 00:10 WIB

Kesepuluh merk tersebut nantinya akan diikutsertakan dan diperkenalkan pada Main Event Kopi Lampung Begawi 2022, 8-9 Oktober mendatang di Jakarta

Komunitas | 00:05 WIB

Warga sempat membantu korban bernama Zulfakar (41), namun korban meninggal sebelum sampai ke rumah sakit.

News | 18:49 WIB

Kemnaker telah memulai program pembangunan BLK Komunitas sejak 2017.

Komunitas | 18:02 WIB

Puan berharap peristiwa ini tidak akan terulang lagi. Ia juga meminta kepada pihak-pihak terkait untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap penyelenggaraan pertandingan sepakbola beserta seluruh prosedur pengamanannya.

News | 17:57 WIB

Kegiatan ini diharapkan akan memberikan dampak positif bagi diri orang tua atau pengasuh, bagi anak penyandang disabilitas, lingkungan pendidikan luar biasa, lingkungan masyarakat, serta bagi pemerintah daerah.

Komunitas | 17:52 WIB

Penebaran benih ikan khas daerah merupakan upaya pemulihan sumber daya ikan yang sudah mulai punah terutama ikan khas daerah seperti Belida, Jelabat, dan Baung.

News | 14:43 WIB

Kesembilan nama Calon Anggota Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) terpilih periode 2022-2027 tersebut adalah Abdul Haris Semendawai, Anis Hidayah, Atnike Nova Sigiro, Hari Kurniawan, Prabianto Mukti Wibowo, Pramono Ubaid Tanthowi, Putu Elvina, Saurlin P. Siagian dan Uli Parulian Sihombing

News | 14:37 WIB

Susi Pudjiastuti turut ikut bersuara soal konten Baim Wong yang prank polisi tentang KDRT.

Metropolitan | 08:20 WIB

'Polisi punya alasan juga kemudian menggunakan gas air mata untuk menghalau tindakan anarkis sebagian suporter Aremania itu,' ucap Polri.

Metropolitan | 19:06 WIB

'Ada yang kena kepala belakang, mulai sakaratul maut sampai dia meninggal ada di bopongan tangan saya,' ucap Dadang Indarto, salah seorang Aremania yang selamat.

Metropolitan | 17:49 WIB

Saat melakukan roasting, Mamat dinilai memakai kata tidak pantas dan membuat Hillary merasa namanya dicemarkan.

Metropolitan | 17:32 WIB

Soal tragedi Kanjuruhan, Ade Armando yang menuding Aremania jadi biang kerok disindir balik oleh Bintang Emon.

Metropolitan | 14:01 WIB

Happy Asmara ogah manggung setelah mengalami pelecehan seksual.

Gosip | 08:30 WIB

"Fokus ke Gilang, lah mukanya mimik wajahnya gimana gituh," tulis satu warganet.

Gosip | 08:20 WIB

Netizen pertanyaan keberadaan orangtua Atta Halilintar ketika Krisdayanti dan Ashanty kompak momong Ameena yang sakit.

Gosip | 08:05 WIB

Berkaca dari kasus KDRT Lesti Kejora, Dewi Perssik menyarankan semua wanita belajar ilmu bela diri.

Gosip | 07:55 WIB

Psikolog Lita Gading mendesak Inul Daratista memberikan klarifikasi.

Gosip | 07:35 WIB
Tampilkan lebih banyak