Kabar Gembira, Upah PMI Sektor Domestik di Taiwan

Sejak Desember 2018, Kementerian Ketenagakerjaan secara intens terus mengupayakan penyesuaian upah PMI Sektor Domestik di Taiwan melalui Kamar Dagang dan Ekonomi Indonesia di Taipe

Oki Hajiansyah Wahab
Rabu, 10 Agustus 2022 | 18:09 WIB
Kabar Gembira, Upah PMI Sektor Domestik di Taiwan
Upah PMI Sektor Domestik di Taiwan (Kemnaker)

Metro, Suara.com- Upaya pemerintah untuk menaikkan upah Pekerja Migran Indonesia (PMI) sektor domestik di Taiwan berbuah manis. Per 10 Agustus 2022, PMI sektor domestik di Taiwan akan mendapat upah sebesar NTD 20.000 atau setara Rp9,9 juta.

Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah, mengatakan bahwa terakhir kali PMI sektor domestik di Taiwan mendapat kenaikan upah terjadi pada 2015. Sejak saat itu, PMI sektor domestik mendapat upah sebesar NTD 17.000.

Kemudian sejak Desember 2018, Kementerian Ketenagakerjaan secara intens terus mengupayakan penyesuaian upah PMI Sektor Domestik di Taiwan melalui Kamar Dagang dan Ekonomi Indonesia di Taipe (KDEI/IETO). Di berbagai kesempatan, Kemnaker juga terus berupaya menyuarakan kepentingan Indonesia, khususnya mendorong Otoritas Taiwan untuk mempertimbangkan secara positif penyesuaian upah PMI yang tidak mengalami perubahan sejak 2015.

Alhamdulillah, hari ini kita memetik buah hasil kerja bersama yang sangat baik antara Kementerian dan Lembaga dalam menaikkan upah PMI sektor domestik di Taiwan. Hal ini juga merupakan hadiah Kemerdekaan yang sangat indah bagi Calon PMI dan PMI khususnya sektor domestik di Taiwan," kata Menaker Ida Fauziyah melalui Siaran Pers Biro Humas Kemnaker, Rabu (10/8/2022).

Baca Juga:Kemenparekraf Raih Opini Wajar Tanpa Pengecualian ke-7 dari BPK

Ida menambahkan, selain kenaikan upah, PMI sektor domestik di Taiwan juga akan mendapat penambahan upah sebesar NTD 1.000, yang berlaku bagi PMI yang telah mengakhiri periode kontrak kerjanya selama 3 tahun dengan majikan yang sama. 

"Saya memberikan apresiasi yang setingginya dan mengucapkan terima kasih kepada Otoritas Taiwan dan semua Kementerian/Lembaga, termasuk Kementerian Luar Negeri dan KDEI Taipei, yang telah secara bersama-sama mengupayakan kenaikan gaji ini. Inilah wujud nyata bahwa Pemerintah hadir untuk PMI dalam rangka pelindungan dan memastikan kesejahteraan Pekerja Migran Indonesia,” ungkapnya. 

Ia juga menambahkan, pihaknya akan terus memantau penerapan kebijakan kenaikan upah ini dan memastikan terimplementasi dengan baik. "Kami meminta dukungan P3MI selaku lembaga penempatan untuk segera mengambil langkah-langkah menyesuaikan semua persyaratan yang telah ditentukan, guna memperlancar proses penempatan PMI,” ujarnya.

Sementara itu Dirjen Binapenta dan PKK Kemnaker, Suhartono, menambahkan, Calon PMI sektor domestik di Taiwan yang Perjanjian Kerjanya (PK) sudah terlanjur dileges oleh KDEI Taipei maupun UPT-BP2MI namun belum berangkat bekerja, tidak perlu dileges ulang. Menurutnya, meskipun dalam PK tersebut masih tertera upah sebesar NTD 17.000, P3MI cukup menyesuaikan Surat Pernyataan Biaya dan Gaji (SPBG) PMI dengan mencantumkan gaji sebesar NTD 20.000.

"Sehingga PMI akan tetap mendapatkan hak upah sebesar NTD 20.000 begitu mereka bekerja di Taiwan. Intinya kita tidak mau mempersulit PMI, dan diharapkan PMI dapat segera diberangkatkan bekerja di Taiwan," kata Suhartono.

Baca Juga:Gandeng Berbagai Kalangan, Revitalisasi RIS Metro Hadir dengan Wajah Baru

Ketentuan baru ini, jelas Suhartono, pada prinsipnya berlaku bagi PMI sektor domestik yang datang ke Taiwan dengan kontrak kerja baru. Namun demikian, bagi PMI yang saat ini sudah bekerja di Taiwan dan masih terikat dengan kontrak kerja lama tidak perlu berkecil hati, karena terbuka peluang untuk melakukan negosiasi kenaikan upah sesuai ketentuan pengupahan yang baru dengan pemberi kerja/majikan.

"Dalam hal ini, peran seluruh P3MI yang menempatkan PMI ke Taiwan sangat diperlukan untuk membantu/memfasilitasi kenaikan upah PMI tersebut melalui agency sebagai mitra kerja mereka di Taiwan," ujarnya.

Pihaknya  juga berharap Otoritas Taiwan dapat terus mengambil langkah-langkah strategis dan nyata untuk memastikan PMI yang sudah bekerja daiwan juga menikmati kebijakan kenaikan gaji ini.

News

Terkini

Pahlawan Digital UMKM tahun ini didukung penuh oleh GoTo, BRI, Telkomsel, Grab, dan VIDA.

Komunitas | 08:00 WIB

Kesepuluh merk tersebut nantinya akan diikutsertakan dan diperkenalkan pada Main Event Kopi Lampung Begawi 2022, 8-9 Oktober mendatang di Jakarta

Komunitas | 00:05 WIB

Kemnaker telah memulai program pembangunan BLK Komunitas sejak 2017.

Komunitas | 18:02 WIB

Kegiatan ini diharapkan akan memberikan dampak positif bagi diri orang tua atau pengasuh, bagi anak penyandang disabilitas, lingkungan pendidikan luar biasa, lingkungan masyarakat, serta bagi pemerintah daerah.

Komunitas | 17:52 WIB

Kesembilan nama Calon Anggota Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) terpilih periode 2022-2027 tersebut adalah Abdul Haris Semendawai, Anis Hidayah, Atnike Nova Sigiro, Hari Kurniawan, Prabianto Mukti Wibowo, Pramono Ubaid Tanthowi, Putu Elvina, Saurlin P. Siagian dan Uli Parulian Sihombing

News | 14:37 WIB

Program ini adalah program sertifikat kesiapan karier khusus untuk keahlian teknologi informasi (TI) dan analisis data (data analytic).

Pendidikan | 14:29 WIB

Indonesia tidak kekurangan talenta kreatif tapi insan kreatif-lah yang belum menemukan ruang untuk memaksimalkan potensi diri yang ada

Komunitas | 14:22 WIB

Total produksi kopi di Indonesia pada tahun 2021 sebesar 774.600 Ton dimana Provinsi Lampung memberikan kontribusi sebesar 118.000 Ton, penyumbang terbesar kedua setelah Provinsi Sumatera Selatan

News | 14:13 WIB

Gernas Tastaka harus menjadi gerakan bersama di seluruh wilayah Lampung, agar generasi muda Lampung dapat dipersiapkan dengan maksimal.

Pendidikan | 00:37 WIB

Indonesia sendiri mengirimkan empat peserta yang merupakan Guru Penggerak dari sekolah yang telah melaksanakan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila.

Pendidikan | 00:10 WIB

Susi Pudjiastuti turut ikut bersuara soal konten Baim Wong yang prank polisi tentang KDRT.

Metropolitan | 08:20 WIB

'Polisi punya alasan juga kemudian menggunakan gas air mata untuk menghalau tindakan anarkis sebagian suporter Aremania itu,' ucap Polri.

Metropolitan | 19:06 WIB

'Ada yang kena kepala belakang, mulai sakaratul maut sampai dia meninggal ada di bopongan tangan saya,' ucap Dadang Indarto, salah seorang Aremania yang selamat.

Metropolitan | 17:49 WIB

Saat melakukan roasting, Mamat dinilai memakai kata tidak pantas dan membuat Hillary merasa namanya dicemarkan.

Metropolitan | 17:32 WIB

Soal tragedi Kanjuruhan, Ade Armando yang menuding Aremania jadi biang kerok disindir balik oleh Bintang Emon.

Metropolitan | 14:01 WIB

"Saya cuma kenal Lesti," kata Bang Haji Rhoma Irama.

Gosip | 09:30 WIB

"Ya untungnya lebih cepat ketahuannya, jadi ya lebih baik," ujar Hetty Koes Endang.

Gosip | 09:26 WIB

Rhoma Irama mengaku cuma mengenal sosok Lesti Kejora.

Gosip | 09:22 WIB

Kata Mamah Dedeh, kalau seorang digebuki dan dibiarkan demi anak maka itu sangat-sangat salah.

Gosip | 09:15 WIB

Eunchae LE SSERAFIM langsung menjalani isolasi mandiri.

Gosip | 08:58 WIB
Tampilkan lebih banyak