Kemenag Proses Pencairan BOS Pesantren Tahun 2022

Data per 3 Agustus 2022, EMIS mencatat ada 55.365 santri PKPPS (Pendidikan Kesetaraan pada Pondok Pesantren Salafiyah), 8.470 santri Satuan Pendidikan Muadalah, dan 7.423 santri Pendidikan Diniyah Formal.

Oki Hajiansyah Wahab
Rabu, 10 Agustus 2022 | 08:00 WIB
Kemenag Proses Pencairan BOS Pesantren Tahun 2022
Kemenag Proses Pencairan BOS Pesantren Tahun 2022 (Kemenag)

Kementerian Agama melakukan validasai data santri penerima Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Pesantren tahun 2022 tahap II. Validasi dilakukan sebagai bagian dari persiapan proses pencairan dan BOS Pesantren.

Tahap I sudah dicairkan pada semester awal 2022. Pencairan tahap kedua diupayakan tidak lama setelah dimulainya tahun pelajaran baru bagi santri Pendidikan Kesetaraan pada Pondok Pesantren Salafiyah (PKPPS), Satuan Pendidikan Muadalah (SPM), dan Pendidikan Diniyah Formal (PDF).

Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) Waryono Abdul Ghofur mengatakan, pesantren, sebagai lembaga yang melaksanakan pendidikan, mendapatkan dana BOS secara rutin dari pemerintah. Pemberian dana BOS didasarkan pada data yang terhimpun di Direktorat PD Pontren, khususnya yang tersimpan dalam sistem EMIS (Education Management Information System). 

Menurut Waryono, data per 3 Agustus 2022, EMIS mencatat ada 55.365 santri PKPPS (Pendidikan Kesetaraan pada Pondok Pesantren Salafiyah), 8.470 santri SPM (Satuan Pendidikan Muadalah), dan 7.423 santri PDF (Pendidikan Diniyah Formal). Data ini yang menjadi basis untuk melakukan proses verifikasi dan validasi, baik oleh operator data di pesantren-pesantren sebagai satuan pendidikan maupun operator di Kantor Kemenag Kabupaten/Kota dan Kanwil. 

Baca Juga:Shopee Hadirkan Beragam Promo Menarik untuk Majukan UMKM

“Sinkronisasi data perlu dilakukan secara berkala, setidaknya empat kali dalam setahun. Kapasitas operator, baik di lembaga maupun yang ditugaskan di kantor, juga perlu ditingkatkan dan mengutamakan pentingnya bekerja sama dan berkoordinasi untuk menjaga kualitas data,” terang Waryono saat membuka Rapat Koordinasi dan Sinkronisasi Data Penerima Dana BOS Pesantren 2022 di Yogyakarta, Selasa (9/8/2022).

“Selain mengawal validitas data santri, tentu validitas pondok pesantrennya juga perlu dimonitor. Hal ini untuk menghindari adanya data-data palsu dari lembaga yang sudah tidak aktif menyelenggarakan pendidikan kepesantrenan, tetapi masih terbaca dalam data EMIS,” sambungnya. 

Waryono mengingatkan bahwa pencairan dana BOS harus mengacu pada Petunjuk Teknis (Juknis) yang diterbitkan bersamaan Surat Keputusan Penerima Dana BOS. Juknis itu merupakan acuan yang baku, mulai dari pengajuan, penggunaan, sampai dengan pelaporannya. 

Rakor di Yogyakarta ini dihadiri operator pengelola BOS dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi. Hadir sebagai nara sumber,  pengelola EMIS PD Pontren, Azis Shaleh. 

Menurut Azis Saleh, pendataan EMIS yang tertib, selain untuk keabsahan sebagai penerima BOS, juga merupakan syarat dari kesinambungan sistem-sistem yang lain, baik di dalam Kemenag sendiri, seperti SIMBA dan SIKAP, maupun sistem di luar Kemenag, seperti LTMPT, Akreditasi, dan Asesmen Nasional. Selain BOS, nara sumber juga menjelaskan tentang Program Indonesia Pintar (PIP) bagi santri yang kurang mampu.

Baca Juga:MenKopUKM: Socioentrepreneur ,Wirausaha untuk Sejahterakan Masyarakat

Pendidikan

Terkini

Pahlawan Digital UMKM tahun ini didukung penuh oleh GoTo, BRI, Telkomsel, Grab, dan VIDA.

Komunitas | 08:00 WIB

Kementerian Tenaga Kerja harus memonitor dan mengaudit perusahaan rintisan lainnya dengan memastikan kondisi para pekerja dan masa depannya. Ini harus jadi perhatian khusus karena terjadinya PHK di perusahaan rintisan ini terjadi secara beruntun

News | 00:13 WIB

Lewat terjalinnya kerja sama bilateral Indonesia-Inggris selama 70 tahun itu, tuturnya, dengan hadirnya Peta Jalan Kemitraan Indonesia-Inggris untuk tahun 20222024 bisa membawa perubahan konkret bagi kedua negara

News | 00:10 WIB

Kesepuluh merk tersebut nantinya akan diikutsertakan dan diperkenalkan pada Main Event Kopi Lampung Begawi 2022, 8-9 Oktober mendatang di Jakarta

Komunitas | 00:05 WIB

Warga sempat membantu korban bernama Zulfakar (41), namun korban meninggal sebelum sampai ke rumah sakit.

News | 18:49 WIB

Kemnaker telah memulai program pembangunan BLK Komunitas sejak 2017.

Komunitas | 18:02 WIB

Puan berharap peristiwa ini tidak akan terulang lagi. Ia juga meminta kepada pihak-pihak terkait untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap penyelenggaraan pertandingan sepakbola beserta seluruh prosedur pengamanannya.

News | 17:57 WIB

Kegiatan ini diharapkan akan memberikan dampak positif bagi diri orang tua atau pengasuh, bagi anak penyandang disabilitas, lingkungan pendidikan luar biasa, lingkungan masyarakat, serta bagi pemerintah daerah.

Komunitas | 17:52 WIB

Penebaran benih ikan khas daerah merupakan upaya pemulihan sumber daya ikan yang sudah mulai punah terutama ikan khas daerah seperti Belida, Jelabat, dan Baung.

News | 14:43 WIB

Kesembilan nama Calon Anggota Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) terpilih periode 2022-2027 tersebut adalah Abdul Haris Semendawai, Anis Hidayah, Atnike Nova Sigiro, Hari Kurniawan, Prabianto Mukti Wibowo, Pramono Ubaid Tanthowi, Putu Elvina, Saurlin P. Siagian dan Uli Parulian Sihombing

News | 14:37 WIB

Susi Pudjiastuti turut ikut bersuara soal konten Baim Wong yang prank polisi tentang KDRT.

Metropolitan | 08:20 WIB

'Polisi punya alasan juga kemudian menggunakan gas air mata untuk menghalau tindakan anarkis sebagian suporter Aremania itu,' ucap Polri.

Metropolitan | 19:06 WIB

'Ada yang kena kepala belakang, mulai sakaratul maut sampai dia meninggal ada di bopongan tangan saya,' ucap Dadang Indarto, salah seorang Aremania yang selamat.

Metropolitan | 17:49 WIB

Saat melakukan roasting, Mamat dinilai memakai kata tidak pantas dan membuat Hillary merasa namanya dicemarkan.

Metropolitan | 17:32 WIB

Soal tragedi Kanjuruhan, Ade Armando yang menuding Aremania jadi biang kerok disindir balik oleh Bintang Emon.

Metropolitan | 14:01 WIB

Mereka pun ramai didoakan balikan.

Gosip | 10:03 WIB

Ada chemistry kuat tapi mereka tak terlibat cinta lokasi.

Gosip | 09:50 WIB

Kabar Ayu Dewi hamil lagi ini diungkap oleh Thariq Halilintar.

Gosip | 09:39 WIB

"Saya cuma kenal Lesti," kata Bang Haji Rhoma Irama.

Gosip | 09:30 WIB

"Ya untungnya lebih cepat ketahuannya, jadi ya lebih baik," ujar Hetty Koes Endang.

Gosip | 09:26 WIB
Tampilkan lebih banyak