Malam Sastra di Badan Bahasa, Ajang Nostalgia Para Pembesar Sastra di Indonesia

Acara yang juga disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube dan medsos Instagram Badan Bahasa ini menjadi panggung bagi penampilan para pembesar sastra di Indonesia yang karyanya tak lekang dimakan zaman.

Oki Hajiansyah Wahab
Senin, 04 Juli 2022 | 11:18 WIB
Malam Sastra di Badan Bahasa, Ajang Nostalgia Para Pembesar Sastra di Indonesia
Kemendikbudristek

Metro, Suara.com- Peringatan Hari Sastra Indonesia ke-9, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa), Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), menyelenggarakan “Malam Sastra di Badan Bahasa” tahun 2022 secara hibrid di Kantor Badan Bahasa, Rawamangun, Jakarta, pada Sabtu (2/7).

Acara yang juga disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube dan medsos Instagram Badan Bahasa ini menjadi panggung bagi penampilan para pembesar sastra di Indonesia yang karyanya tak lekang ‘dimakan’ zaman.

Kegiatan Malam Sastra di Badan Bahasa dihadiri oleh para sastrawan, penggerak literasi, dan pelaku budaya yang mempersembahkan penampilan sastra, seperti pembacaan cerpen/monolog oleh Putu Wijaya yang berjudul “Merdeka”; Pidato Kebudayaan oleh Salim Said; pembacaan puisi oleh Niniek L. Karim dan Imam Soleh; penampilan Band Kosakata; musikalisasi puisi dari SMA Labschool Kebayoran; musikalisasi puisi oleh Rizki Anugrah Putra; dan penampilan menarik lainnya. Menambah suasana keakraban, kudapan malam ini juga terasa begitu ‘merakyat’ karena pengunjung dapat menyaksikan berbagai penampilan yang menarik sambil menikmati jajanan pasar dari pedagang kaki lima yang biasa ‘mangkal’ di sekitar Kantor Badan Bahasa.

“Hari Sastra Nasional tahun ini adalah momentum yang tepat bagi kita semua untuk mengenang kembali jasa para sastrawan besar yang pernah kita miliki. Sebab, pada tahun ini, peringatan Hari Sastra Nasional bertepatan dengan 100 tahun penyair besar kita Chairil Anwar, 100 tahun sastrawan dan wartawan Mochtar Lubis, dan 105 tahun kritikus Sastra Indonesia, H.B. Jassin. Selain itu, acara ini juga berbarengan dengan perayaan 56 tahun majalah sastra Horison,” ucap Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Anwar Makarim, secara daring.

Baca Juga:Pesona Keindahan Wisata Alam dan Budaya di Desa Sembungan Wonosobo

Dalam kesempatan ini, Mendikburistek mengimbau agar masyarakat dapat mengingat kembali peran para tokoh besar dengan membaca, menelaah, dan memaknai ulang karya-karya mereka. Menurutnya, di sanalah bangsa Indonesia akan menemukan pemikiran-pemikiran penting yang perlu dipelajari untuk membangun masa depan yang lebih baik.

“Saya yakin bahwa kita bisa melakukan langkah yang lebih nyata untuk mendorong pemajuan kebudayaan dan kesusastraan Indonesia sebagai bekal kita untuk melompat ke masa depan,” tegasnya.

Dikatakan Mendikbudristek, sastra bukan hanya tentang susunan kata dan kalimat berbunga-bunga dan bukan sekadar fiksi yang membawa kita larut dalam imajinasi belaka. Sejarah telah mencatat bagaimana para sastrawan telah turut berperan dalam membangun dan membangkitkan semangat kemerdekaan dari penjajahan melalui karya-karya hebatnya.

Oleh karena itu, Kemendikbudristek berkomitmen untuk turut andil dalam pengembangan Sastra Indonesia ke depannya. Melalui Badan Bahasa, Kemendikbudristek akan terus melanjutkan program-program unggulan di bidang bahasa dan sastra seperti residensi penulis serta berbagai kegiatan sayembara dan penghargaan. Tidak hanya Sastra Indonesia, Kemendikbudristek juga akan terus berupaya menumbuhkan rasa cinta dan rasa bangga generasi muda terhadap sastra daerah melalui program prioritas Revitalisasi Bahasa Daerah yang telah diluncurkan dalam program Merdeka Belajar episode ke-17.

“Program yang melibatkan komunitas bahasa dan sastra ini didukung lebih lanjut dengan Dana Abadi Kebudayaan yang dapat diakses oleh semua kelompok dan pelaku budaya di seluruh Indonesia,” lanjut Nadiem.

Baca Juga:AJI Buka Usulan Penerima Penghargaan Jurnalisme Warga 2022

Kemendikbudristek mendorong para penulis dan sastrawan muda agar mempunyai tekad yang tinggi untuk terus mengembangkan sastra daerah dan sastra Indonesia dengan cara-cara yang jauh lebih kreatif dan inovatif. “Teruslah semangat untuk berkarya dalam semangat Merdeka Belajar dan Merdeka Berbudaya,” pesan Mendikbudristek.

Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, E. Aminudin Aziz mengungkapkan bahwa kehadiran para pembesar sastra pada acara Malam Sastra adalah suatu kehormatan.

“Merupakan sebuah kehormatan dan kebahagian yang tak terkira karena pada malam ini, bersama dengan pengurus majalah sastra Horison, kami menjadi tempat untuk merayakan Hari Sastra Indonesia ke-9. Sejak pandemi Covid-19 menghantam kita semua pada awal tahun 2020, baru kali ini kami di Badan Bahasa mengadakan acara terbuka untuk merayakan salah satu kegiatan apresiasi bahasa dan sastra,” ucapnya.

Pada kesempatan ini, Kepala Badan Bahasa menyampaikan bahwa keberadaan Badan Bahasa semakin dirasakan nilai pentingnya oleh masyarakat. “Saya melihat kesemarakan penyelenggaraan program prioritas Badan Bahasa ini terjadi di seluruh Indonesia, difasilitasi oleh jajaran pegawai kami di UPT Balai dan Kantor Bahasa di 30 provinsi bersama pemerintah daerah dan masyarakat,” jelasnya.

Aminudin Aziz mengatakan, para pegiat bahasa dan sastra, baik sastra Indonesia maupun daerah, kini ikut bahu membahu untuk melambungkan dan menjayakan karya-karya kreatifnya. “Praktik-praktik baik yang selama ini telah dilakukan akan kami lanjutkan, misalnya, residensi penulis yang sempat terhenti selama masa pandemi, penghargaan kepada para pegiat bahasa dan sastra, penerjemahan karya-karya sastra untuk peningkatan kecakapan literasi, dan revitalisasi bahasa daerah,” urai Kepala Badan Bahasa.

Selain itu, dari sisi infrastruktur, terdapat penataan yang menonjol di Kantor Badan Bahasa. Aminudin Aziz menyebut bahwa kantornya kini dihiasi dengan taman-taman untuk menambah rasa nyaman. Adapun yang paling mencolok adalah kehadiran Panggung Terbuka.

“Kami menyediakan panggung ini untuk digunakan sebagai tempat bagi pegiat bahasa dan sastra yang ingin menggelarkan karya-karya kreatifnya dan berbagi dengan masyarakat. Panggung Terbuka ini adalah milik kita bersama, milik para pegiat bahasa dan sastra, siapapun dan di manapun berada,” ujarnya, disambut tepuk tangan meriah dari para pengunjung yang hadir.  

Kepala Badan Bahasa mengatakan bahwa pagelaran acara ini adalah hasil kerja sama lintas generasi.

“Untuk semua kerja sama ini, atas nama Badan Bahasa dan Kemendikbudristek, saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setulus-tulusnya khususnya kepada Mas Menteri Nadiem, Pak Taufiq Ismail dan seluruh jajaran majalah sastra Horison, Prof. Salim Said, Pak Putu Wijaya, Ibu Niniek L. Karim, Kang Iman Soleh, Sdr. Rizki Anugrah Putra, dan tim musikalisasi puisi dari SMA Labschool Kebayoran, serta semua pihak yang telah ikut terlibat dalam penyelenggaraan acara ini,” ujarnya.

Taufiq Ismail menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan Malam Sastra ini. “Kami ucapkan terima kasih kepada Kepala Badan Bahasa atas kesediaan instansi ini menyelenggarakan Malam Sastra. Mari kita berkarya dalam sastra bangsa sebagai amal saleh,” katanya saat menyampaikan pidato pengantar.

Pendidikan

Terkini

Porsi pembiayaan untuk UMKM di Indonesia baru sekitar 20 persen atau masih tertinggal dibandingkan Singapura 39 persen, Malaysia dan Thailand 50 persen, atau dengan Jepang 65 persen dan Korea Selatan 80 persen.

News | 19:11 WIB

Menag minta para kader Banser dapat memberikan manfaat kepada masyarakat. Semakin luas ruang aktualisasi, maka akan semakin terbuka bagi para sahabat Ansor untuk menjadi pribadi yang lebih bermanfaat.

Komunitas | 18:19 WIB

Sejak Desember 2018, Kementerian Ketenagakerjaan secara intens terus mengupayakan penyesuaian upah PMI Sektor Domestik di Taiwan melalui Kamar Dagang dan Ekonomi Indonesia di Taipe

News | 18:09 WIB

WTP ini merupakan kali ke-7 didapatkan secara berturut-turut sejak tahun 2015.

News | 17:00 WIB

Selama dua bulan terakhir kami mengundang partisipasi dari berbagai sektor mulai dari Perbankan, BUMN, swasta hingga masyarakat untuk bergabung dalam program revitalisasi cagar budaya

Komunitas | 16:17 WIB

Pemerintah hadir dalam memberikan pelindungan ketenagakerjaan kepada atlet baik itu seperti pelindungan Jaminan Sosial, Keselamatan dan Kesehatan Kerja, maupun pelindungan pengupahannya.

Komunitas | 15:51 WIB

Pemenuhan hak-hak lansia menjadi tupoksi utama yang menjadi Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang sosial Dinas Sosial Provinsi Lampung, dalam bentuk pelayanan rehabilitasi sosial lanjut usia terlantar di dalam panti milik Pemprov Lampung.

Komunitas | 15:00 WIB

Berbagai program pengentasan kemiskinan di level desa akan dapat teratasi jika pemutakhiran datanya valid.

News | 12:04 WIB

Tes IVA dan Sadanis digelar serentak pada 10 Agustus 2022 di 34 Kanwil Kemenag provinsi serta sejumlah Kankemenag kabupaten/kota dan Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN)

Komunitas | 12:01 WIB

Pengembangan UKM produk kriya juga harus dilakukan berbasis riset pasar, sistematis, dan berkesinambungan dengan fokus pada agregator kecil dan menengah melibatkan buyer representatif dan lembaga pembiayaan ekspor.

News | 11:26 WIB

Pemerintah Provinsi Lampung juga meminta kepada Menteri Pertanian agar Lampung mendapat alokasi dan prioritas Vaksin.

News | 11:17 WIB

Proses penilaian sendiri akan dilakukan di bulan Oktober, dan pelaksanaan KPB Award akan direncanakan di bulan Desember 2022.

News | 11:12 WIB

Perubahan menjadi keniscayaan dan merupakan sunnatullah yang harus dilakukan oleh setiap individu, terutama seorang pimpinan tinggi pratama.

News | 08:03 WIB

Pemerintah akan menggunakan instrumen belanja pusat dan darah untuk bisa mendukung program prioritas nasional.

News | 08:01 WIB

Para mahasiswa akan mengisi kegiatan keagamaan di beberapa masjid di Jepang, mempelajari budaya Jepang dan menjalin persahabatan dengan mahasiswa Jepang

Pendidikan | 00:04 WIB
Tampilkan lebih banyak