Desa Wisata untuk Akselerasi Pemulihan Ekonomi Indonesia

Pada program desa wisata, Kemenparekraf mengintegrasikan akomodasi lokal, daya tarik, dan saling melengkapi di bawah tata kelola desa dengan kearifan lokal.

Oki Hajiansyah Wahab
Selasa, 28 Juni 2022 | 00:01 WIB
Desa Wisata untuk Akselerasi Pemulihan Ekonomi Indonesia
Desa Wisata untuk Akselerasi Pemulihan Ekonomi Indonesia

Metro, Suara.com- Sekretaris Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Sestama Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Sesmenparekraf/Sestama Baparekraf) Ni Wayan Giri Adnyani menyampaikan pengembangan desa wisata di Indonesia terbukti mampu mengakselerasi pemulihan ekonomi dengan terbukanya peluang usaha dan lapangan kerja yang lebih luas.

Hal tersebut disampaikannya  saat menjadi pembicara dalam "Tourism Leaders Forum II" dengan tema Safe Tourism and Eco Tourism, di Seoul, Korea Selatan, Jumat (25/6/2022).

"Desa wisata telah terbukti menjadi bentuk terbaik wisata berbasis masyarakat yang inklusif. Desa wisata sebagai bagian dari safe tourism juga eco tourism, mampu menjadi penggerak perekeonomian tanah air," katanya.

Menurut Ni Wayan Giri, desa wisata merupakan kebijakan konkrit, dengan implementasi CHSE menjadi suatu keharusan dalam mendorong kampanye #InDonesiaCare dan juga safe tourism untuk menjaga destinasi wisata tetap menerapkan dasar-dasar protokol kesehatan, sehingga menghadirkan kenyamanan dan keamanan berwisata.

Pada program desa wisata, Kemenparekraf mengintegrasikan akomodasi lokal, daya tarik, dan saling melengkapi di bawah tata kelola desa dengan kearifan lokal. Program ini telah terbukti meningkatkan mata pencaharian masyarakat desa, seperti yang ditunjukkan di Desa Wisata Penglipuran di Bali, di mana desa tersebut mampu menghasilkan lebih dari 1,45 juta dolar AS pendapatan pada 2020.

Kemenparekraf terus mendorong peningkatan kapasitas SDM yang terampil di desa wisata melalui program reskilling, upskilling, sehingga dapat memberikan pelayanan terbaik dan berdaya saing.

“Kemenparekraf bersinergi dengan seluruh pemangku kepentingan yaitu masyarakat (lembaga masyarakat/masyarakat), pemerintah, industri, akademisi, dan media (sebagai katalisator) untuk terus meningkatkan kualitas SDM pariwisata,” pungkas Ni Wayan Giri. 

Sejarah & Budaya

Terkini

Social Campaign Challenge dilakukan dalam empat batch yang akan berlangsung hingga bulan September mendatang sebagai salah satu rangkaian kegiatan sebelum keberangkatan peraih IISMA ke Perguruan Tinggi Luar Negeri selama satu semester.

Komunitas | 00:03 WIB

Penghargaan kategori kebijakan sosial diterima Kemendikbudristek melalui program Revitalisasi Bahasa Daerah yang diluncurkan oleh Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek),

Pendidikan | 00:02 WIB

Forum YCC sangat baik dimanfaatkan para pemuda untuk mengembangkan keterampilan agar dapat adaptif dan responsif terhadap dinamika nasional dan global.

News | 00:01 WIB

Majalah Puspita merupakan majalah yang diterbitkan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Lampung Timur. Lewat adanya majalah Puspita para guru yang ada di Lamtim khususnya dapat menuangkan ide dan gagasan sekaligus menuliskan idenya

News | 19:28 WIB

UMKM menjadi salah satu indikator penting dalam mempertahankan momentum pemulihan ekonomi nasional melalui kontribusinya terhadap sektor esensial.

News | 19:11 WIB

Pengelolaan sampah yang kolaboratif dan partisipatif mampu mendorong ekonomi sirkular di Masyarakat.

News | 18:58 WIB

Pemulangan petugas Daker Makkah dibagi dalam dua gelombang. Gelombang pertama tiba 6 Agustus 2022 dengan 237 petugas. Gelombang kedua, mendarat 7 Agustus 2022 dengan 271 petugas

News | 18:06 WIB

Jumlah Jemaah Haji Indonesia yang telah tiba di tanah air sebanyak 74.380 orang

News | 18:02 WIB

GFNY adalah seri maraton olahraga sepeda berskala internasional yang diadakan di 19 negara dengan total 30 ribu peserta per tahun

Komunitas | 17:00 WIB

Pelaksanaan famtrip untuk menggarap pasar India kali ini merupakan bentuk kolaborasi Kemenparekraf dengan berbagai mitra termasuk mitra co-branding Wonderful Indonesia, antara lain AirAsia, Desa Potato Head, Plataran Borobudur, Caspla Cruise, Secret Garden, dan Finns.

News | 17:00 WIB

Sua perwakilan kurator event dari Kemenparekraf berhasil mempekerjakan hampir 5.000 pelaku ekonomi kreatif dalam acara pembukaan dan penutupan Asean Para Games

News | 14:59 WIB

Kemendikbudristek juga berharap dapat melakukan penyesuaian (onboarding) para pelaku UMKM dalam katalog Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa (LKPP).

Pendidikan | 14:35 WIB

Dengan menjadi enterpreneur, santri bisa menjadi pembuka peluang usaha dan lapangan kerja bagi masyarakat Indonesia.

Pendidikan | 14:30 WIB

Saat ini di mana pandemi mengubah tren pariwisata yang lebih personalize, customize, localize and smaller in size.

Komunitas | 14:25 WIB

Wellness Village merefleksikan kekayaan produk wellness Indonesia yang sangat berpotensi dalam peningkatan well-being serta pemulihan ekonomi pascapandemi.

Komunitas | 10:27 WIB
Tampilkan lebih banyak